Categories
Serba Serbi

Nikah Siri Bogor Bisa Menjadi Nikah Resmi Negara Lewat Sidang Itsbat

Pada intinya, tiap-tiap-tiap perkawinan dicatat menurut ketetapan undang-undang yang berjalan.

Itsbat nikah dilaksanakan sebagai akibatnya karena nikah tanpa dicatat/tidak punyai akte nikah. Itsbat nikah tersebut ialah program legitimasi nikah yang disodorkan ke pengadilan untuk dipastikan sah-nya pernikahan dan berkekuatan hukum.

Disamping itu, seperti diambil dalam artikel Perkawin Kombinasi , Drs. H. Tata Taofiqurrohman, SH, MH dalam makalahnya Isbat Nikah Hubungan dengan Nikah Massal menjelaskan jika permintaan itsbat nikah disodorkan ke Pengadilan Agama, yakni minta supaya Nikah Siri itu dipastikan syah dan diperintah ke PPN/KUA Kecamatan di tempat menulis perkawinan ini dan Cuplikan Akte Nikah berdasar Keputusan Pengadilan Agama itu.

Akte Nikah Dibutuhkan untuk Membuat perlindungan Anak yang Lahir Anda betul jika itsbat nikah itu wajib untuk memperoleh akte nikah buat pengurusan akte kelahiran anak.

Pasal 7 ayat (1) KHI mengeluarkan bunyi: “Perkawinan cuman bisa ditunjukkan dengan Akte Nikah yang dibikin oleh Karyawan Pencatat Nikah.”

Akte Nikah bermanfaat sebagai bukti ada perkawinan itu dan agunan untuk suami atau istri dan membuat perlindungan hak-hak anak yang lahir dari perkawinan itu, sebagai contoh dalam soal ada peninggalan, pengurusan akte kelahiran, dan lain-lain.

Pengajuan Itsbat Nikah Berkaitan dengan argumen pengajuan itsbat nikah, dalam Pasal 7 ayat (3) KHI diantaranya disebut jika dalam soal perkawinan tidak bisa ditunjukkan dengan Akte Nikah, bisa disodorkan itsbat nikahnya ke Pengadilan Agama terbatas berkenaan beberapa hal yang terkait dengan:

1. Ada perkawinan dalam rencana penuntasan Perpisahan Lenyapnya Akte Nikah

2. Ada kebimbangan mengenai syah atau tidak salah satunya persyaratan perkawinan nikah siri.

3. Ada perkawinan yang terjadi saat sebelum berfungsinya UU Perkawinan dan

4. Perkawinan yang sudah dilakukan oleh mereka yang tidak mempunyai rintangan perkawinan menurut UU PERKAWINAN

Seperti yang diterangkan dalam artikel Dasar Hukum Pengajuan Itsbat Nikah Untuk Pasangan Nikah Siri, Pasal 7 ayat (3) huruf e ialah dasar untuk pasangan yang sudah lakukan nikah siri untuk ajukan itsbat nikah ke Pengadilan Agama di tempat.

Maka itsbat nikah ialah langkah yang bisa diraih oleh pasangan suami istri yang sudah menikah dengan cara sah menurut hukum agama atau lewat Jasa nikah siri Bogor untuk memperoleh pernyataan dari negara.

Selanjutnya atas pernikahan yang sudah diadakan oleh ke-2 nya dan anak-anak yang lahir sepanjang pernikahan, hingga pernikahannya memiliki kekuatan hukum.

Adapun yang memiliki hak ajukan permintaan istbat nikah yakni faksi suami atau istri, anak-anak mereka, wali nikah dan faksi yang memiliki kepentingan dengan perkawinan itu.

Dalam prakteknya, persyaratan yang perlu disanggupi seorang untuk lakukan itsbat nikah ialah seperti berikut :

1. Memberikan Surat Permintaan Itsbat Nikah ke Pengadilan Agama setempat;

2. Surat info dari Kantor Masalah Agama (KUA) di tempat yang mengatakan jika pernikahan itu belum dicatatkan;

3. Surat info dari Kepala Dusun/Lurah yang menerangkan jika Pemohon sudah menikah;

4. Photo Copy KTP pemohon Itsbat Nikah;

5. Bayar ongkos kasus;

6. Lainnya yang bakal ditetapkan Hakim dalam persidangan.

Persyaratan di atas memperlihatkan jika walau Anda sudah mempunyai anak hasil dari pernikahan jasa nikah siri Bogor yang ingin disodorkan itsbat nikahnya itu, Anda masih tetap bisa ajukan itsbat nikah.

Ini karena tidak ada persyaratan yang lain berkaitan dengan anak dari perkawinan yang bakal diitsbatkan.

Malah menurut Jasa Nikah Siri Bogor, itsbat nikah ialah beberapa langkah yang betul membuat perlindungan anak atas status hukumnya.

Leave a Reply